Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Karya sastra

Contoh Pantun-Pantun Indonesia | Kumpulan Pantun

Contoh Pantun-Pantun Indonesia | Kumpulan Pantun * kumpulan Pantun-pantun teka-teki Siang bolong kog gak kepanasan Ternyata lagi ada gerimis Dari kemarin kebingungan Mengapa why selalu always Malam hari itu bahaya Untungnya sudah bawa obor Semua orang bertanya Mengapa ada ban kereta bocor * Pantun jenaka Kemarin dia lihat tupai Sambil terus makan tapai Disana suasananya ramai Disini suasininya ramai * Pantun persahabatan Semua padi hampir mati Tenggelam oleh air hujan Adakah canda tawa lagi Setelah perpisahan ini, Teman * kumpulan Pantun nasehat Didepan sana ada jerapah Takkan menerkam karena your wajah Janganlah anda suka memfitnah Fitnah lebih kejam daripada gak fitnah Buah srikaya banyak biji Bukan berarti tanpa isi Rajinlah belajar sejak dini Supaya tak menyesal tua nanti Ada hitam ada putih Karena sabun ada busa Berusahalah dengan gigih Agar cita-citamu teraih Bangunan itu kian parah Retaknya terus melebar Karena bodoh kita salah Ka...

Cerpen (cerita Pendek) Remaja Indonesia: Pacar Baru

Cerpen (Cerita Pendek) Remaja Indonesia Pacar Baru “Selamat siang Anak-anak.” “Siang, Pak.” “Sudah siap ulangan?” Semua siswa dalam kelas diam seribu bahasa, tak luput juga Nisa, salah seorang siswi yang hingga kini belum tersaingi kecerdasan otak briliannya. Tidak seperti hari-hari biasanya, nampaknya dia siang ini belum siap menghadapi ulangan matematika. Wajahnya yang kurang ceria, dan tak segeranya dia mengambil alat tulis dari tas anti air pemberian ayah sebagai kado ulang tahunnya yang ke 12 dulu itu, sepertinya pertanda bahwa sedang memikirkan sesuatu. Soal ulangan mulai dibagikan. Siswa-siswi mulai keringetan, dan tidak untuk seorang Nisa yang dari tadi justru pasang tampang ngantuk dan malas. Wajar, semalam dia diajak kencan oleh kekasih hatinya hingga jam setengah sepuluh lebih. Belum lama juga sebenarnya Nisa berganti status dengan teman SD-nya itu, baru tiga minggu yang lalu. Entah apa saja yang telah dilakukan pacarnya dalam waktu yan...

Cerita Pendek (Cerpen) Remaja: Penyesalan

Cerita Pendek (Cerpen) Remaja   Penyesalan Sungguh, akupun juga tak sudi jika disuruh jadi orang miskin. Namun apa boleh buat, semua itu sudah jalan takdirku sejak masih janin dulu. Hidup dirumah kumuh dan kecil dekat Kali Gajahwong telah kujalani. Pekerjaan ayah yang mengangkatku menjadi anaknya pun tidak bisa dibilang banyak menghasilkan uang. Terutama semenjak beliau dipecat dari sebuah perusahaan mobil terkemuka tiga tahun silam, karena dituding sebagai sang provokator perusahaan bangkrut. Padahal kata beliau padaku, itu bukan kesalahannya. Ditengah kepedihan hidup itu, aku masih harus menuntaskan pendidikan dibangku SMA yang tinggal satu tahun lagi. Sadar betul aku, bahwa satu tahun tak bakalan nyaman dan mulus mengalir. Sebab, berdasarkan pelajaran pengalamanku, kerap kali cemooh, cela, gunjingan, dan segalanya yang membuat kesal kuterima dari nyaris semua siswa-siswi disekolah. Mereka memang mengerti benar tentang bagaimana keadaanku. Baju lusut, sepatu bolo...